Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

Ma’iyatullah

Mengenai ma’iyatullah atau kebersamaan Allah, Salaf menjelaskan: Adapun firman Allah:    وهو معكم أينما كنتم “....dan Dia (Allah) selalu bersamamu di mana kamu berada.” (QS Al-Hadiid: 4) maksudnya bahwa Dia bersama kita: mengetahui, mendengar, dan melihat kita di manapun kita berada. Apa yang disebutkan sebelum dan sesudah ayat ini menjelaskan hal tersebut, seperti keterangan dalam Tafsir Ibnu Katsir.
 Bahwa hakekat pengertian kebersamaan Allah dengan makhluk tidak bertentangan dengan keberadaan Allah di atas ‘arsy, soalnya perpaduan antara kedua hal ini bisa terjadi pada makhluk. Contohnya seperti dikatakan: “Kami masih meneruskan perjalanan dan bulan pun bersama kami.”  Ini tidak dianggap kontradiksi dan tak seorangpun memahami dari perkataan tersebut bahwa bulan turun di bumi. Apabila hal ini bisa terjadi pada makhluk, maka bagi Al-Khaliq yang meliputi segala sesuatu –sekalipun berada di atas ‘arsy- tentu lebih patut lagi, karena hakekat pengertian ma’iyah (kebersamaan) t…

NU dan Peran Kesejarahannya ‘Mempraktekkan Nasihat Kruschov’

Benarkah NU tidak mengaku bahwa didirikannya organisasi kaum yang mempertahankan tradisi (entah sunnah entah bid’ah) itu sengaja untuk menghadapi kaum pembaharu yang memberantas bid’ah, khurafat, takhayul, dan kemusyrikan?
   Untuk membuktikan itu, maka perlu disimak pembelaan Abdurrahman Wahid dalam tulisannya tahun 1984 ketika ia tampak ingin jadi ketua PBNU. Berikut ini petikan tulisannya dengan judul NU dan Peranan Kesejarahannya.
“Kebanyakan penulis sejarah kita sering kurang adil dalam menilai NU. Umumnya mereka menganggap organisasi ini hanya sebagai reaksi belaka terhadap sesuatu yang lain. Ia lahir untuk ‘menghadapi’ organisasi yang mencanangkan pembaharuan, seperti Muhammadiyah. Mengherankan juga, sebuah organisasi lahir hanya sebagai reaksi adanya organisasi lain belaka. Seolah-olah tidak punya peranannya sendiri, tidak punya keabsahannya sendiri (ini istilah yang salah kaprah. Keabsahan datang dari kata Arab afshahiyah artinya kefasihan menyebut suatu kata. Padah…